RAGAM  

Pulang Sekolah, Dua Siswa SMP di Kendari Diduga Diserang Sekelompok Pelajar Hingga Patah Tulang

KENDARI, Elindonews.id — Dua siswa SMP di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisial AZA dan MIM diduga menjadi korban penganiayaan setelah diserang oleh sekelompok pelajar.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Ichsan Perdana, Kelurahan Wowawanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polresta Kendari oleh ibu korban AZA, Eka April (42).

Akibat kejadian tersebut, AZA mengalami patah tulang pada lengan tangan kiri, sementara MIM mengalami luka lecet pada telapak tangan kiri.

Eka mengatakan, kejadian bermula saat anaknya bersama teman-temannya pulang dari sekolah. Saat melintas tepat di depan sebuah bengkel, mereka berpapasan dengan tiga orang pelajar yang menggunakan seragam cokelat Pramuka.

“Awalnya anak saya bersama teman-temannya pulang dari sekolah. Mereka papasan di depan sebuah bengkel, di situ ada para pelaku,” kata Eka saat dikonfirmasi Kendariinfo, Senin (5/10).

Menurut Eka, ketiga orang tersebut kemudian mengejar rombongan AZA hingga mereka berpapasan. Salah seorang dari mereka kemudian menanyakan asal sekolah korban sebelum terjadi pemukulan.

“Salah satu dari mereka sempat bertanya, ‘anak SMP mana kau?’. Setelah itu anak saya dipukul dan motor mereka ditendang,” ujarnya.

Akibat aksi tersebut, AZA dan MIM terjatuh dari sepeda motor. Eka mengatakan, setelah kedua korban terjatuh, salah seorang dari kelompok tersebut kembali melakukan kekerasan terhadap AZA dan MIM.

“Anak saya dipukul dan ditendang setelah jatuh dari motor,” ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, Eka kemudian membuat laporan pengaduan ke Polresta Kendari terkait dugaan tindak pidana kekerasan terhadap orang dan atau penganiayaan terhadap anak.

“Waktu buat laporan saya disampaikan penyidik katanya mau menghubungi kembali, tapi sampai sekarang belum ada yang hubungi,” tutupnya.