Konawe Selatan, ElindoNews.id – Ditengah hiruk‑pikuk pemilihan kepala desa serentak Kabupaten Konawe Selatan 24 Oktober 2026 kemarin, nama Aan Kurniawan muncul sebagai wajah baru yang membawa angin segar bagi warga Desa Moolo Indah, Kecamatan Tinanggea, Senin (3/11/2026).
Aan Kurniawan bukan sosok asing di lingkungan Moolo Indah. Selama bertahun‑tahun ia dikenal aktif terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Mulai dari pendampingan kelompok tani, kerja bakti, advokasi masalah warga, hingga kegiatan keagamaan dan pembinaan pemuda desa.
Gaya komunikasinya yang santai namun tegas membuatnya mudah mendengar aspirasi warga dari berbagai lapisan, mulai dari petani tua, ibu‑ibu penggerak UMKM hingga generasi muda yang kerap mengeluh kurangnya ruang pengembangan di desa.
“Saya tidak menang sendirian. Kemenangan ini milik seluruh warga Mooli Indah yang telah mempercayai saya untuk memimpin desa lima tahun ke depan,” ucap pria kelahiran Moolo Indah 24, Agustus 1987 ini.
Dinobatkan Jadi Kades Setelah, Unggul Raih Suara Terbanyak dari dua Rivalnya

Alumni SMA 6 Konawe Selatan ini berhasil meraih 295 suara mengungguli dua kandidat lainnya. Agung dengan 202 suara dan Samsul yang memperoleh 24 suara, menjadikannya kepala desa terpilih untuk masa jabatan ke depan.
Setelah dinobatkan sebagai peraih suara terbanyak, pemuda yang akrab disapa Aan ini, kini menyimpan harapan baru di pundak.
Bagi warga Desa Moolo Indah, kemenangan sosok yang dikenal tegas dan rendah hati ini, bukan sekadar hasil perhitungan suara pada pemilihan kepala desa, melainkan pernyataan kepercayaan yang dititipkan untuk menggerakkan roda pembangunan desa yang lebih merata dan menyentuh kebutuhan sehari‑hari masyarakat.
“Saya tidak menang sendirian. Kemenangan ini milik seluruh warga Mooli Indah yang telah mempercayai saya untuk memimpin desa lima tahun ke depan, untuk itu saya minta doa dan dukungan warga,” ucap Aan.
Siapkan Program Unggulan, Bangun Desa

Meski belum resmi dilantik, Aan sudah mulai menyusun kerangka visi pembangunan yang berakar pada potensi lokal Moolo Indah. Ia berencana mengutamakan program yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga, alih‑alih proyek fisik yang hanya tampak megah namun kurang manfaat jangka panjang.
Ayah anak satu ini, mengatakan perjalanan membangun desa Moolo Indah baru saja dimulai. Seluruh mata warga desa kini tertuju pada langkah pertama sosok pemuda yang aktif di lembaga Organisasi Masyarakat itu, menantikan terwujudnya desa yang lebih maju, inklusif dan berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Tantangan hari ini adalah membenahi yang perlu dibenahi, mulai dari akses infrastruktur jalan yang masih rusak di beberapa dusun,” ungkapnya.
” Selain itu, penguatan ekonomi warga, berbasis komoditas lokal, peningkatan layanan dasar desa hingga penataan ruang terbuka untuk kegiatan warga,” sambung istri Hendriany ini.
Dengan visi pembangunannya, Aan kembali menekankan, bahwa pembangunan yang berakar pada kebutuhan warga, bukan sekadar proyek fisik yang tampak megah namun kurang manfaat jangka panjang.
Ia berencana memulai tahap awal dengan pendataan kebutuhan setiap dusun secara langsung, turun bertemu warga satu per satu untuk mencatat keluhan dan harapan sebelum menyusun program kerja resmi pemerintah desa.
“Program unggulan yang disiapkan antara lain perbaikan akses jalan produksi untuk petani, pengembangan kelompok usaha mikro milik warga, pembinaan pemuda desa serta peningkatan layanan administrasi desa yang lebih cepat dan mudah diakses,” bebernya.
Dukungan Warga Menyambut Optimisme, Kepemimpinan Aan

Warga Mooli Indah menyambut kesiapan Aan dengan optimisme. Salah satu tokoh masyarakat menyatakan bahwa keunggulan Aan terletak pada kebiasaan tidak menjanjikan hal yang berlebihan, melainkan bertindak secara bertahap dan transparan.
“Kami berharap Aan benar‑benar menjaga amanah ini, setiap program pembangunan bisa diketahui oleh seluruh warga tanpa ada yang tertutup‑tutupi,” harap Sugiono salah satu warga didesa setempat.
Sebab kata dia, Jabatan kepala desa adalah amanah pelayanan, bukan kedudukan untuk dipamerkan. Untuk itu ia berharap agar tetap terus mengaja komitmen.
“Kami berharap agar tetap hidup berdampingan dengan warga, rutin melakukan kunjungan ke dusun‑dusun terpencil dan membuka ruang aduan bagi warga yang kesulitan menyampaikan aspirasi,” pintahnya.
Mananggapi hal itu, Aan berjanji, saat masa jabatan segera dimulai, seluruh mata warga Mooli Indah tentu akan tertuju pada langkah pertama saya dalam menahkodai roda pemerintahan.
Kata Aan, perjalanan membangun desa tidak akan berjalan singkat, namun kepercayaan yang telah diberikan warga menjadi modal utama baginya untuk mewujudkan Moolo Indah yang lebih maju, sejahtera dan berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Mari bersama-sama, bergotong royong kita wujudkan cita-cita mulia kita bangun desa Moolo Indah lebih maju,” ajaknya.
Feature
Penulis: Kaka El.







