Konawe Selatan, Elindonews.id – Dalam upaya nyata mendukung pencapaian target Konsolidasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat (Konsel) Setara, Dinas Ketapang kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) kali ini di Kecamatan Benua.
Acara yang berlangsung pada 25 Februari 2026 di Komplek Kantor Kecamatan Benua tidak hanya menyampaikan bantuan bahan pokok, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga pasokan pangan dan mengendalikan inflasi di tingkat lokal.
Dengan fokus pada pemeliharaan keseimbangan ekonomi masyarakat, Dinas Ketapang menyalurkan total 1 ton beras berkualitas tinggi yang merupakan komoditas utama yang sangat berpengaruh terhadap indikator harga pangan di daerah. Selain itu, juga diberikan 180 liter Minyak Kita sebagai produk subsidi yang berperan penting dalam menjaga ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau, serta 200 kg gula pasir yang dipastikan berasal dari sumber pasokan yang stabil untuk menghindari fluktuasi harga yang drastis.
Kepala Dinas Ketapang, H Nisbanurahim, menegaskan bahwa pelaksanaan GPM ini tidak terlepas dari komitmen pemerintah dalam mendorong perkembangan ekonomi daerah menuju Konsel Setara. “Stabilitas harga pangan adalah pijakan utama dalam membangun ekonomi yang kuat dan merata. Melalui GPM, kami tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mengontrol aliran pasokan di pasar lokal sehingga harga tetap terjaga dan tidak mudah terpengaruh oleh tekanan inflasi,” jelasnya dalam sambutannya.
Proses distribusi dilakukan secara transparan dengan melibatkan perwakilan dari berbagai desa se-Kecamatan Benua dan organisasi masyarakat lokal. Sebanyak ratusan keluarga penerima manfaat yang telah melalui verifikasi ketat mendapatkan paket bantuan, dengan setiap keluarga menerima bagian yang sesuai dengan kebutuhan rumah tangga. Tim pelaksana juga melakukan pemantauan langsung untuk memastikan bahwa distribusi berjalan lancar dan tidak ada kesenjangan dalam pemberian bantuan.
Merepresentasikan masyarakat, Aswan Selaku Kades Benua Utama menyampaikan apresiasi tinggi. “Kami merasakan dampak positifnya tidak hanya dari bantuan yang diterima, tetapi juga dari stabilitas harga di pasar kami belakangan ini. Banyak pedagang kecil yang juga merasakan manfaatnya karena pasokan pangan tetap terjaga,” ujarnya dengan bangga.
Selain penyaluran, tim ahli dari Dinas Ketapang juga memberikan edukasi tentang pentingnya kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam menjaga kestabilan sistem pangan daerah. Rencana ke depannya, program ini akan diintegrasikan dengan program pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) pangan untuk menciptakan ekosistem pangan yang mandiri dan berkelanjutan menuju Konsel Setara.








