GPM Skala Besar di Andoolo Barat, Dinas Ketapang Salurkan 2 Ton Beras, 400 Liter Minyak Kita dan 300 kg Gula Pasir

Konawe Selatan, Elindonews.id – Suasana meriah dan penuh harapan menghiasi Kantor Camat Andoolo Barat ketika Dinas Ketapang melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan skala yang lebih besar dari sebelumnya. Acara yang berlangsung pada 26 Februari 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjamin ketersediaan pangan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah Kecamatan Andoolo Barat yang memiliki luas wilayah dan jumlah penduduk yang cukup besar.

Dalam kesempatan ini, Dinas Ketapang menyalurkan total 2 ton beras berkualitas pilihan jumlah terbesar yang telah diberikan dalam satu lokasi GPM periode ini. Selain itu, juga disiapkan 400 liter Minyak Kita yang merupakan kebutuhan pokok yang selalu dicari oleh masyarakat, serta 300 kg gula pasir yang dipastikan memenuhi standar keamanan pangan nasional. Bahan pangan yang disalurkan ini dihitung dapat memenuhi kebutuhan hingga 350 keluarga penerima manfaat selama hampir sebulan ke depan.

Kepala Dinas Ketapang H Nisbanurahim, menjelaskan bahwa pemilihan Andoolo Barat sebagai lokasi untuk penyaluran skala besar ini berdasarkan analisis kebutuhan yang dilakukan oleh tim khusus. “Kecamatan Andoolo Barat memiliki beberapa desa yang berada di daerah perbatasan dengan akses yang terbatas ke pasar utama. Melalui GPM kali ini, kami ingin memastikan bahwa tidak satu pun keluarga di sini merasa terpinggirkan dalam mendapatkan akses ke bahan pangan yang layak dan terjangkau,” ungkapnya dengan penuh kepedulian.

Proses penyaluran berjalan dengan sangat tertib berkat kolaborasi erat antara aparatur kecamatan dan kepala desa. Setiap keluarga penerima mendapatkan paket yang telah diatur dengan cermat, lengkap dengan informasi tentang cara menyimpan dan mengolah bahan pangan agar tetap segar dan memberikan manfaat gizi optimal.

“Rencananya, skema penyaluran seperti yang dilakukan di Andoolo Barat akan menjadi contoh untuk kegiatan GPM mendatang di kecamatan lain, dengan penyesuaian jumlah dan jenis bahan pangan sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah” tutup Nisbanurahim.