KONAWE SELATAN,ElindoNews.id – Harapan Sekretariat Daerah Football (Setda FC) untuk melangkah ke partai final kejuaraan mini Soccer antar instansi lingkup Pemda Konawe Selatan (Konsel) tahun ini harus pupus setelah mengalami kekalahan di babak semifinal.
Meski tampil penuh semangat dan menguasai sejumlah momen penting pertandingan, tim harus mengakui keunggulan Satpol FC dengan skor 0-2 pada laga yang digelar di Stadion Lababa Silondae Utama. Kamis 14 Agustus 2025.
Pertandingan berlangsung sengit sejak peluit kick-off dibunyikan. Setda FC yang sejak awal musim dikenal dengan permainan menyerang cepat, langsung mencoba membongkar pertahanan lawan melalui umpan-umpan terobosan. Peluang emas sempat tercipta di menit ke-2 lewat sepakan keras Ely, namun bola masih bisa diselamatkan oleh kiper Satpol FC.

Sayangnya, di tengah gencarnya serangan, Tim Asuhan Ivan Ardiansyah selaku Kasat Polisi Pamong Praja berhasil memanfaatkan celah di lini belakang dan mencetak gol pertama di menit ke-15. Setda FC mencoba bangkit, namun hingga babak pertama berakhir skor tetap 0-1.
Memasuki babak kedua, Setda FC melakukan pergantian pemain untuk menambah daya gedor. Strategi ini mempu menguasai jalannya laga, peluang demi peluang berhasil diciptakan namun sayangnya tak satupun berhasil menjadi gol.
Semangat Setda FC kembali pupus, setelah Satpol FC kembali unggul lewat tendangan Anto di menit-menit akhir yang sulit dijangkau kiper Setda FC. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 0-2 tidak berubah.
Meski kecewa dengan hasil ini, Kabag Pemerintahan Awaludin selaku salah satu menejer Setda FC tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pemain. Menurutnya, perjuangan anak asuhnya sudah maksimal, hanya saja keberuntungan belum berpihak.
“Kita sudah bermain sesuai rencana, tapi dalam sepak bola, yang sedikit lengah bisa berakibat fatal. Saya bangga dengan kerja keras tim. Sekarang fokus kita adalah meraih juara tiga,” ujarnya usai pertandingan.
Awaludin menambahkan bahwa peluang untuk merebut posisi ketiga masih terbuka lebar. Dengan motivasi tinggi, tim akan memanfaatkan laga perebutan juara tiga sebagai ajang pembuktian bahwa Setda FC tetap layak diperhitungkan di turnamen ini.
“Mental pemain harus tetap terjaga. Kami ingin menutup turnamen ini dengan kemenangan. Itu target kami,” tegasnya.
Pemain tengah Setda FC, Budi yang tampil solid sepanjang laga, mengaku sedikit menyesal karena tidak bisa mengantarkan tim ke final. Namun ia menegaskan bahwa seluruh skuad akan bermain habis-habisan di laga terakhir nanti.
“Kita harus belajar dari kesalahan hari ini. Laga perebutan juara tiga nanti akan jadi kesempatan kita untuk membalas kekecewaan,” katanya.
Dengan dukungan penuh dari para suporter yang selalu hadir di setiap pertandingan, Setda FC optimistis bisa bangkit. Sorakan dan yel-yel dari pinggir lapangan diyakini akan menjadi suntikan semangat tambahan bagi para pemain untuk menutup turnamen dengan prestasi membanggakan.
Kini, semua mata tertuju pada laga perebutan juara tiga yang akan menjadi penentu apakah Setda FC mampu mewujudkan targetnya. “Meski gagal melaju ke final, semangat juang dan persatuan tim tetap menjadi modal utama untuk menutup turnamen ini dengan kepala tegak,”tutupnya.
Adapun tim yang akan menjamu Satpol FC ke babak final yakni Damkar FC, Sementara Setda FC bakal menghadapi Dinas Peternakan diperbutan juara 3.







