2

Desa Wisata Namu Bangkit Dengan Inovasi dan Kreatifitas pada Peringatan Milad ke 31

Konawe Selatan, Elindonews.id – Peringati hari Jadi Desa Namu yang ke 31, perayaan sederhana dilakukan antara warga, pemerintah desa dan mahasiswa KKN Universitas Gajah Mada (UGM) dengan mengusung nuansa inovasi dan kreatifitas untuk Kemajuan Desa Wisata Namu, Sabtu 20 Januari 2024.

Kegiatan MIlad ke 31 Desa Wisata Namu dibuka langsung oleh Kepala Desa Namu Nikson. Pemerintah Desa Namu berharap dengan usia yang baru mampu membawa semangat baru.

”Kami berharap Desa Wisata Namu dengan usia yang 31 Tahun ini, bisa membawa warna kemajuan pengembangan desa, khususnya desa wisata. Dibutuhkan inovasi dan kreatifitas untuk membuat desa ini semakin disukai pengujung dan semakin nyaman buat warganya,” ucap Nikson.

BACA JUGA:  Hasil Pleno Panitia Pilkades di Konsel, Tetapkan DPT Sanggi-sanggi 597 Pemilih

Kegiatan HUT ke 31 Desa Wisata Namu ini di dukung oleh mahasiswa KKN UGM yang ditempatkan di Desa Wisata Namu kurang lebih. Menurut Koordinator acara dari pihak Mahasiswa KKN UGM Oka bahwa pihaknya berkontribsi dalam menghadirkan sejumlah item kegiatan yang berjalan sejak tanggal 19 hingga 23 Januari 2023.

”Acara dimulai pagi hari dengan senam bersama warga dan anak-anak, kemudian dilanjutkan dengan pembagian bibit mangrove, quiz singkat berhadiah bagi anak anak, dan pemotongan pita sebagai simbolis yang dilakukan oleh Bapak Kades. lalu terdapat beberapa kegiatan di dekat daerah kuliner & camping ground, berupa sosialisasi 5R, bersih bersih aera, minum susu bersama, sosialisasi eco emzyme, sosialisasi pembuatan paving block dari sampah plastik, dan diakhiri dengan penanaman bibit mangrove,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pemkab Konsel Tetapkan Sebelas Peninggalan Sejarah Sebagai Status Bangunan Cagar Budaya

“Selama kegiatan berlangsung juga terdapat stand berjualan produk khas namu oleh KWT (Kelompok Wanita Tani) yang bernama Meambo. Insyaa Allah besok juga akan diadakan turnamen voli persahabatan 3 desa (Batujaya, Malaringgi, dan Namu) yang berlokasi di dusun 3 dan 4 Namu,” tambah Oka.

Mahasiswa KKN UGM Sendiri terdiri dari 29 orang yang melakukan KKN yang tersebar di Desa Namu, Malaringgi dan desa batu jaya selama 50 hari. Ratusan Program Kerja untuk mendukung desa lokasi KKN mereka jalankan.