2

Dinilai Komitmen Berikan Jaminan Sosial, Pemkab Konsel Dianugerahi UHC

Konawe Selatan,Elindonews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) dianugerahi penghargaan Universal Health Coverage (UHC) oleh BPJS Kesehatan di salah satu hotel di Kendari pada Kamis, 24 Agustus 2023.

Pemberian penghargaan itu, karena Pemkab Konsel dinilai komitmen dalam memberikan jaminan sosial kepada warganya.

Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan Andi Afdal menjelaskan, penghargaan UHC diberikan kepada pemerintah daerah yang minimal 95 persen dari penduduknya telah memiliki jaminan sosial khususnya jaminan kesehatan.

“Penghargaannya tidak terlalu penting, tetapi komitmen dari pemerintah untuk memberikan jaminan itu. Itu membuktikan bahwa pemerintah punya keinginan kuat untuk memastikan orang yang punya kebutuhan terkait dengan kesehatan bisa dapat,” terangnya.

BACA JUGA:  Serahkan Rancangan KUPA PPAS Perubahan, Bupati Surunuddin Sebut Pendapatan Daerah Mengalami Kenaikan

Dia menyebut pemkab Konsel telah memiliki jaminan sosial khususnya jaminan kesehatan, yaitu sebesar 97,70 persen dari total penduduknya.

Andi mengaku bahwa komitmen tersebut sebenarnya dimiliki oleh pemerintah pusat maupun daerah. Namun, ada beberapa kendala seperti penataan dan keterbatasan fiskal. Dengan demikian sebagai penerima UHC, ia harap seluruh daerah menyusul.

Terpisah, Bupati Konsel Surunuddin mengaku pencapaian saat ini tidaklah mudah. Pasalnya, Pemda telah menggelontorkan anggaran kurang lebih Rp10 miliar di 2023 baik melalui APBD maupun APBN untuk memberikan jaminan sosial khususnya kesehatan bagi warganya.

BACA JUGA:  Progres Capai 50 Persen, Dinkes Konsel Gandeng Kejaksaan Lakukan Pengawasan Pembagunan Posyandu Prima

Ia harap, pelayanan di fasilitas kesehatan yang ada di Konsel bisa dimaksimalkan untuk masyarakat serta kolaborasi fasilitas kesehatan antar daerah terjalin kuat.

“Misalnya di Konsel tidak bisa terlayani, kita minta bantuan ke rumah sakit Kota Kendari. Kita lagi berantas oknum-oknum yang mempersulit peserta BPJS. Itu juga dibayar pemerintah, jadi tidak ada alasan,” ujar Surunuddin.

Untuk diketahui selain Pemda konsel, Pemkot Kendari juga menerima penghargaan serupa.