2

Tim Penggerak PKK Konsel Belajar Tangani Stunting Tanpa APBD di Kota Depok

Ketgam: Ketua TP-PKK Konsel Hj Nurlin Surunuddin saat menerima cendramata

DEPOK – Sebanyak seratus dua puluh ketua tim penggerak pembinaan kesejahteraan keluarga (TP – PKK) tingkat kabupaten, kecamatan dan kelurahan serta desa se- Konawe Selatan (Konsel) melakukan kaji banding di kota Depok Jawa Barat. 12 Mei 2023

Rombongan Kaji banding itu dipimpin lansung oleh ketua TP PKK Konsel Hj. Nurlin Surunuddin bersema sejumlah pengurus kabupaten lainnya.

Disambut lansung ketua TP PKK kota Depok Hj. Elly Farida dan Jajarannya, selanjutnya seluruh peserta kaji banding mendapatkan wejangan dan pengalaman pemerintah kota Depok menangani masalah stunting tanpa menggunakan APBD.

Elly Farida mengatakan untuk menangani stunting di daerahnya telah berjalan sukses hingga menjadi kota terbaik nasional dalam penanganan masalah stunting.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kesejahteraan Petani Kelapa Sawit, Jurusan Ilmu Tanah UHO Kendari Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Wawolemo

“Jumlah stanting pasti teratasi karena kami yakin setiap kebaikan yang dilakukan itu pasti ada jalannya dan alhasil berjalan dengan sangat baik tanpa menggunakan APBD, ” Jelas Elly Farida.

Elly Farida juga menjelaskan dana yang berhasil terkumpul untuk penanganan masalah stunting itu bersumber dari masyarakat yang peduli dan dari sejumlah perusahaan yang memiliki kewajiban Corporate Sosial Responsibiliti (CSR).

Sementara itu, ketua TP – PKK Konsel Hj. Nurlin Surunuddin berharap hasil kaji banding itu bisa ditiru dan diterapkan dengan baik oleh seluruh PKK kecamatan dan desa serta kelurahan nantinya baik dari tata kelola dan cara serata semangat yang dimiliki oleh PKK Depok.

BACA JUGA:  Melayani Semua Golongan dan Berkarya untuk Masyarakat, Tekad Yusnan Maju Pileg 2024

“Kita berharap semua peserta bimtek dan kaji banding ini dapat mengaplikasikan semua  pengetahuan yang diterimanya selama di kota Depok, ” kata Nurlin.

Anggota DPRD Sultra itu juga berharap agar jenis sajian makanan untuk anak stanting berbahan baku daun kelor dapat juga diaplikasikan di Konsel mengingat dua puluh lima kecamatan di wilayahnya memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar untuk dikembangkan.

Pamungkas dalam kegiatan ini, rombongan PKK Konsel diperkenalkan sajian kreatifitas pangan dari UMKM dan PKK Kota Depok.