RAGAM  

Setelah Mediasi Lancar, Wiraswasta di Konsel Diserang Celurit Hingga Tewas

Crime scene - Do not cross. Chalk outline of murdered victim of Gun Violence on the road with Evidence cards placed next to bullet casings. Blue & red police lights flashing around.

Konawe Selatan, ElindoNews.id – Sebuah peristiwa tragis mengguncang Desa Wundumbolo, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), pada Kamis, 5 Februari 2026.

Kapolres Konawe Selatan, AKBP Febry Sam melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Jefri Hamzah menjelaskan kejadian tragis yang menimpa seorang Wiraswasta Herdianzah (36) asal Desa Moolo Indah tewas setelah ditusuk celurit di leher oleh Catur Handono (58) di teras rumah Kepala Desa Wundumbolo, Sanusi. Sekitar pukul 23.55 Wita.

” Insiden itu bermula dari sengketa utang piutang sebesar Rp200 juta terkait penjualan ayam potong, yang sebelumnya telah dimediasi sejak November 2025 dan disepakati pembayaran Rp42 juta dalam surat pernyataan bersama,” terangnya.

Pada malam kejadian, lanjut ia bercerita kedua pihak bertemu kembali untuk menindaklanjuti kesepakatan, dan mediasi berlangsung kondusif bahkan disepakati untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan.

Namun tak lama setelah keluar dari ruang mediasi, Catur tiba-tiba mengayunkan celurit ke arah leher Herdianzah satu kali. Korban yang luka parah kemudian dilarikan ke Puskesmas Tinanggea namun dinyatakan meninggal sebelum tiba, dengan hasil pemeriksaan menunjukkan luka robek hingga tulang tenggorokan putus.

Polisi telah mengamankan pelaku beserta barang bukti celurit, dan kasus kini dalam penanganan dengan melibatkan saksi. Situasi kamtibmas di wilayah tersebut tetap aman dan kondusif.