RAGAM  

BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan Jaminan Sosial Bagi Pekerja Konstruksi di Bombana  

Bombana, Elindonews.id – Seperti pekerja yang membutuhkan tali pengaman saat menginjakkan kaki di ketinggian, pekerja sektor jasa konstruksi juga memerlukan perlindungan yang tak bisa ditinggalkan.

Olehnya itu, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perintis Konawe Selatan (Konsel) melakukan terobosan dengan menggelar Forum Group Discussion (FGD) Optimalisasi Kepesertaan Jasa Konstruksi bersama Pemerintah Kabupaten Bombana tahun anggaran 2026, dengan fokus memastikan setiap pekerja di bidang ini mendapatkan perlindungan.

Dalam dunia konstruksi, risiko kerja selalu mengiringi setiap tahapan pembangunan, seperti ombak yang menghempas dermaga. Untuk itu, dua program manfaat wajib menjadi “perisai utama” bagi para pekerja: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Kedua program ini dirancang untuk menangani segala kemungkinan risiko yang muncul, seperti bagaimana fondasi yang kokoh menjaga bangunan dari guncangan gempa.

Kegiatan ini mendapatkan tanggapan positif yang hangat seperti sinar matahari pagi bagi lahan pembangunan. Para peserta menyampaikan apresiasi terkait manfaat perlindungan risiko kerja serta dukungan BPJS Ketenagakerjaan yang berperan seperti “insinyur yang mengawasi setiap detail konstruksi” untuk memastikan jaminan sampai ke setiap pekerja.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Konawe Selatan, Bapak Muhammad Haliq Assam, menyatakan bahwa pekerja jasa konstruksi adalah “batu bata penyusun utama” dalam pembangunan sarana dan prasarana daerah, namun sering kali mereka bekerja di lingkungan yang seperti “jalur konstruksi yang penuh tanjakan dan tikungan”.

“Peserta jasa konstruksi memiliki peran penting dalam pembangunan serta pengerjaan fasilitas sarana prasarana dan sering kali dengan risiko kerja yang tinggi. Karena itu, sangat penting bagi mereka untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan agar dapat menjalankan tugas dengan aman dan tenang, layaknya seorang pekerja yang merasa aman dengan tali pengaman yang terpasang dengan benar,” ujarnya 28 Februari 2026.

Dirinya juga berharap seluruh pekerja jasa konstruksi Bombana dapat terdaftar dan menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Seperti bagaimana setiap bagian dari struktur bangunan harus terhubung dengan baik agar tidak ada kerentanan, perlindungan yang memadai akan membuat para pekerja bisa fokus bekerja tanpa khawatir, sementara keluarga mereka juga mendapatkan jaminan yang menjadi tempat perlindungan’ ketika risiko terjadi

BPJS Ketenagakerjaan Konsel terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dan OPD terkait, seperti bagaimana berbagai profesi dalam konstruksi harus bekerja sama untuk menghasilkan bangunan yang kokoh dan aman, guna memastikan seluruh pekerja dengan risiko tinggi mendapatkan perlindungan jaminan sosial yang layak.