KONAWE SELATAN, Elindonews.id – BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal, termasuk para petani.
Sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kepesertaan masyarakat, BPJS Ketenagakerjaan menggelar Sosialisasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi kelompok tani se-Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan, pada Senin (15/6/2026) di Aula Kantor Camat Baito.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Baito, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Baito, perwakilan kelompok tani dari delapan desa, serta masyarakat setempat.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mendorong peningkatan perlindungan sosial bagi pekerja di sektor pertanian.
Dalam sambutannya, para narasumber menegaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi petani yang setiap hari menghadapi berbagai risiko dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya.
Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, para petani diharapkan dapat bekerja dengan lebih tenang karena memperoleh perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja, kematian, hingga jaminan di hari tua.
Pada kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memaparkan sejumlah program perlindungan yang dapat diikuti oleh pekerja sektor pertanian, di antaranya Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT). Peserta juga diberikan penjelasan mengenai besaran iuran, mekanisme pendaftaran, serta prosedur pengajuan klaim apabila terjadi risiko kerja.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dan mendapat sambutan antusias dari para peserta. Hal itu terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Beragam pertanyaan diajukan, mulai dari manfaat program, persyaratan kepesertaan, hingga tata cara memperoleh layanan dan manfaat yang disediakan BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Konawe Selatan menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja sektor pertanian yang selama ini tergolong kelompok rentan terhadap berbagai risiko kerja.
Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak petani di Kecamatan Baito yang memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial dan bersedia menjadi peserta aktif.
Dengan demikian, para petani dapat memperoleh perlindungan yang layak sehingga kesejahteraan diri dan keluarganya dapat lebih terjamin di masa mendatang.







