2

Penetapan Kuota ASN, Ruksamin Usulkan Kuota 1.000 di Konut

Konawe Utara, ElindoNews.id – Bupati Konawe Utara (Konut) H. Ruksamin secara langsung mengawal proses penetapan kuota Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk Tahun Anggaran 2024 lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konut di Hotel Bidakara Jakarta Selatan, pada Kamis 14 Maret 2024.

Kegiatan tersebut, turut dihadiri oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Dikbudristek).

Ruksamin hadir langsung dalam Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan pengadaan kuota ASN tersebut, yang dibuka oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Revormasi Birokrasi (Menpan-RB), Abdullah Azwar Anas.

BACA JUGA:  ASN, Kepala Sekolah, Pelajar se-Sultra Deklarasi Pemilu Damai 2024

Saat memberikan sambutan, Menpan-RB kembali menguatkan arahan Presiden Joko Widodo terkait reformasi birokrasi yang menekankan pentingnya birokrasi yang berdampak, bukan sekadar tumpukan kertas, serta birokrasi yang lincah dan cepat.

Menpan juga mengungkapkan bahwa alokasi ASN nasional untuk tahun 2024 mencapai 2.302.543, jumlah terbanyak dalam 7 tahun terakhir.

Bupati Konut, H. Ruksamin mengatakan pemkab konut mengusulkan sebanyak 1.000 kuota ASN dengan rincian 100 kuota untuk CPNS, yang terbagi menjadi 30 tenaga kesehatan dan 70 tenaga teknis.

“Sedangkan untuk PPPK, terdapat 900 kuota dengan pembagian 70 tenaga guru, 90 tenaga kesehatan, dan 740 tenaga teknis, ” katanya

BACA JUGA:  Bupati Surunuddin Ajak ASN di Konawe Selatan Netral pada Pemilu dan Pilpres 2024

Usulan ini didasarkan pada surat resmi Bupati Konut nomor 800.1.2.1/2367 tentang penyampaian usulan kebutuhan ASN kabupaten Konawe Utara untuk tahun anggaran 2024.

Rakor ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk gubernur, bupati, dan walikota dari seluruh Indonesia, serta beberapa lembaga dan kementerian terkait.

Dalam Rakor tersebut, Bupati Konut didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Kepala Bagian Protokol Konawe Utara.