2

Sosok Aktivis HMI Jumrin Rebut Kursi DPRD Kolaka Timur, Siap Membawa Perubahan ke Arah Lebih Baik

Kolaka Timur, Elindonews.id – Kejutan politik yang menggembirakan datang dari seorang aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bernama Jumrin, yang berhasil merebut satu kursi di DPRD Kabupaten Kolaka Timur untuk periode 2024-2029.

Dikenal sebagai sosok yang penuh semangat dan berjiwa muda, pria kelahiran 1987 itu telah menorehkan sejarah dengan menjadi Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Nasdem dengan nomor urut 5. Berjuang di Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Uluiwoi, Ueesi, Tinondo, dan Mowewe, Jumrin berhasil memenangkan hati warga dengan meraih dukungan gemilang sebanyak 644 suara.

“Kemenangan ini adalah kemenangan kita bersama! Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kolaka Timur yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada saya. Saya bertekad untuk mewakili suara-suara mereka dengan sebaik-baiknya di DPRD Kolaka Timur,” ungkap Jumrin dengan senyum yang penuh harapan.

BACA JUGA:  Asmawa Tosepu dan Yudhianto Mahardika Resmi Ambil Formulir Pendaftaran Calon Wali Kota Kendari di Partai Demokrat

Putra keenam dari pasangan Supardin dan Nurlian itu mengungkapkan, bahwa keberhasilan itu bukanlah semata-mata karena usaha individu, tetapi merupakan hasil dari kerja keras tim kampanye, relawan yang gigih, serta dukungan penuh dari berbagai lapisan masyarakat.

Semangat dan visi dari keturunan pengusaha untuk membangun Kolaka Timur yang lebih baik telah menginspirasi banyak orang, menjadikannya simbol perubahan yang diharapkan.

BACA JUGA:  Bupati Surunuddin Ikuti Simulasi Pemungutan dan Rekapitulasi Suara Pemilu di KPU Konsel

“Kami telah mengukir sejarah bersama, dan saya berjanji untuk tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang telah diberikan kepada saya. Saya akan berjuang keras untuk menjadi Wakil Ketua DPRD Kolaka Timur dan memperjuangkan kepentingan rakyat dengan sepenuh hati,” ucapnya dengan tegas.

Jumrin, yang juga dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan mudah didekati, berjanji untuk tetap terhubung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, dan bekerja keras untuk mewujudkan perubahan yang diinginkan.

“Keberhasilannya bukan hanya sebuah pencapaian pribadi, tetapi juga momentum baru bagi Kolaka Timur untuk menuju masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing,” pungkasnya.