2

Pimpin KSBN Sultra, Bupati Ruksamin Janji Siarkan Budaya Nusantara Hingga di Kanca Internasional

KENDARI – Bupati Konawe Utara (Konut), Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN Eng, bertekad akan konsisten merawat wadah Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dengan tujuan menggali potensi Sumber Daya Budaya dan etnis baik dari pelosok daerah yang ada di 17 Kabupaten/Kota di Sultra, yang nantinya disiarkan kepenjuru Nusantara, hingga dikenal sampai kanca Internasional.

Komitmen itu, disampiakan Bupati Konut dua periode, usai menerima Amanah sebagai Pucuk Pimpinan KSBN Sultra,dari Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KSBN Mayjen TNI (Purn) Hendardji Soepandji, yang dikukuhkan bersama 59 pengurus KSBN Sultra di salah satu Hotel di Kendari. Selasa, 16 Mei 2023.

“ Dangan mengucapkan rasa syukur dan Alhamdulillah atas terbentuknya DPW KSBN Sultra pertama di Sulawesi dan langsung kita dilantik,” ucapnya.

BACA JUGA:  Uji Skil Anggota, Dam-Pen Konsel Gelar Pelatihan Dasar untuk Penempatan Devisi

Politisi Partai Bulan Bintang ini, mengaku akan secepatnya melaksanakan rapat kerja untuk memetahkan serta menentukan program-program kerja KSBN Sultra kedepannya.

“Waktu dekat kita akan rapat kerja dulu, untuk menentukan program kerja karena di dalamnya banyak sekali bukan hanya itu budaya itu sendiri tapi seni yang paling banyak,” ungkap Ruksamin.

” Masyarakat Sultra saat ini lebih mengutamakan potensi SDA yang ada, padahal kita tidak sadari bahwa daerah kita ini banyak memiliki potensi sumber daya, selain SDA,” sambung Ruksamin.

Ruksamin menilai Masyarkat saat ini lebih banyak melihat daerah-daerah yang punya potensi SDA untuk di Eksplorasi.

“ SDA kita digali untuk kesejahteraan masyarakat, akan tetapi tidak sadari jika SDA kita terus dieksplorasi oleh Elit-elit pengusaha tambang, yang memiliki Power yang kuat untuk terus menggali potensi  alam kita yang ada,” kesalnya.

BACA JUGA:  Program Petani Milenial, Solusi Pertanian Berkelanjutan

Kepada seluruh pengurus DPW KSBN Sultra, Mayjen TNI (Purn) Hendardji Soepandji berharap budaya yang ada di Bumi Anoa bisa dirawat dan terus dilestarikan.

“Sulawesi Tenggara kaya dengan nilai-nilai, hampir semua jenis tarian ada di Sulawesi Tenggara. Kebudayaan itu harus tersirawan, undang-undang tentang kemajuan kebudayaan itu perintah dari negara yang harus dijalankan oleh pemerintah dan masyarakatnya,” ujar Ketua DPP KSBN.

Untuk diketahui dalam rangkaian kegiatan ini, berbagai tarian seni dan budaya dari Sabang sampai Merauke ditampilkan untuk menghibur tamu.