KONAWE SELATAN, Elindonews.id – Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, secara resmi meluncurkan program bantuan sosial (bansos) untuk kelompok masyarakat rentan yang terdiri atas lansia, yatim piatu, dan anak terlantar.
Peluncuran program ini dilaksanakan pada Jumat pagi (23/5) di Kecamatan Andoolo dan mendapat sambutan haru dari masyarakat serta para pemangku kepentingan yang hadir.
Dalam sambutannya, Bupati Irham menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan akan langsung disalurkan ke seluruh wilayah di 25 kecamatan se-Konawe Selatan mulai hari ini.
“Pendamping sosial harus melakukan pendataan secara akurat dan jujur. Kita tidak ingin ada satu pun yang layak menerima bantuan justru tidak terdata,” tegas Bupati Irham.
Ia juga memberikan peringatan keras kepada seluruh kepala desa, lurah, dan aparat desa agar tidak menyalahgunakan dana desa (DD), alokasi dana desa (ADD), maupun bantuan sosial lainnya.
“Jangan ada tebang pilih. Bantuan ini adalah hak mereka yang rentan. Menyelewengkan hak mereka berarti mengkhianati amanah rakyat,” ujarnya dengan tegas.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Konawe Selatan, Ketua TP PKK Konsel, Kepala Bulog, sejumlah kepala dinas, serta perwakilan TNI dan Polri yang mendukung penuh peluncuran program tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial Konawe Selatan, Agustiana Melamba, S.H., M.M.AP, juga meresmikan penyaluran Bantuan Pangan Beras dalam rangka pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang sosial untuk Tahun Anggaran 2025.
“Program ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar kelompok rentan. Ini bukan sekadar bentuk kepedulian, melainkan mandat konstitusional,” ujar Agustiana.
Melalui program ini, sebanyak 172 penerima manfaat akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kg per bulan selama satu tahun. Penyaluran dilakukan dengan proses verifikasi dan validasi data yang ketat, didukung oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan SDM PKH, guna menjamin ketepatan sasaran dan transparansi.
Dalam suasana haru, Agustiana juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya dua calon penerima bantuan di Kecamatan Andoolo dan Palangga Selatan.
“Semoga amal ibadah almarhum dan almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya.
Ia menutup sambutannya dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran program ini.
“Semoga program ini menjadi ladang amal, menyemai kebaikan, dan memperkuat semangat kebersamaan kita dalam membangun Konawe Selatan yang sehat, cerdas, dan sejahtera—SETARA,” pungkasnya.







