2

Lantik Sekda Definitif Konut, Ruksamin: Bisa Tingkatkan Pengawasan dan Berkalaborasi Para Asisten Daerah

Konawe Utara, ElindoNews.id – Bupati Konawe Utara (Konut) Ruksamin resmi melantik Safruddin sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitive Konut di Aula gedung kantor Bupati Konut, Sabtu (29/6/2024).

Setelah Safruddin dilantik usai diterbitkannya persetujuan Gubernur Sultra bernomor 800.1.3.3/2577 tanggal 13 Juni 2024 tentang Rekomendasi Pengangkatan dan pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara.

Dalam kegiatan itu yang juga dihadiri oleh unsur pimpinan DPRD Konut, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Polres Konut, para Kepala SKPD Konut, Kepala Dinas Ketapang, jajaran ASN Konut, Pemerintah Kecamatan, Desa dan para tokoh masyarakat, agama serta  sejumlah tokoh pemekaran kabupaten Konut.

BACA JUGA:  Enam Kali Beruntun, LHP Pemkab Konut Raih Opini WTP dari BPK RI

Ruksamin mengucapkan selamat kepada Syafruddin, yang baru saja dilantik menjadi Sekda Konut.

“Semoga dengan dilantiknya bapak menjadi Sekretaris Daerah, kinerja perangkat daerah yang berada di Kabupaten Konut dapat menjadi lebih baik lagi” katanya

Ia mengukapkan setelah dilantiknya menjadi Sekda definitive Konut dapat terus meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan tugas yang ada di Perangkat Daerah, dengan berkoordinasi dan berkolaborasi bersama para asisten daerah.

Lanjut, bisa menghasilkan inovasi yang memberikan dampak besar dalam
organisasi, terutama dalam menjalankan
penyelenggaraan pemerintahan yang semakin kompleks dan penuh tantangan.

“Kita harus melayani bukan dilayani. Mari kita ubah pola pikir yang moderen dan berkemajuan” ungkapnya

BACA JUGA:  Turnamen Volley Ball Ruksamin Cup I Resmi Bergulir di Konawe Selatan

Sementara itu, Sekda Konut, Safruddin mengatakan ada empat hal yang akan dilakukan yaitu pertama perbaikan tata kelolah pemerintah didasari melalui aspek-aspek perencanaan yang berintergritas sehingga salah satu cara menindaklanjuti capaian Konut yang lebih sejahtera dan berdaya saing.

Kedua, terkait dengan keuangan dan pelaporan yang berintegritas sesuai ketentuan peraturan oleh mentri keuangan. Ketiga, persoalan menajemen ASN yang perlu diatur.

“Ke empat penerapan asas disipilin ASN yang perlu diperhatikan agar bisa berdedikasi baik, kinerja baik sehingga mencapai ASN yang multi talenta,” bebernya