2

Ketua SMSI Sultra Galakkan Stop Sebarkan Hoaks Jelang Pilkada 2024

Kendari, ElindoNews.id – Pesta demokrasi daerah atau Pilkada secara serentak 2024 sebentar lagi. Total daerag yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah sebanyak 545 wilayah.

Mengutip dari wikipedia, 37 provinsi dengan 415 kabupaten dan 93 kota seluruh Indonesia akan secara serentak melaksanakan pemilihan pemimpin daerah pada November 2024 mendatang.

Pelaksanaan pilkada secara damai tentu menjadi cita-cita bersama. Hal itu dapat diwujudkan dengan adanya kerja sama yang solid, baik para penyelenggara, peserta hingga pemangku kebijakan agar Pilkada 2024, khususnya di daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berjalan aman, damai, tertip dan tidak terjadi kecurangan.

BACA JUGA:  Kapolda Sultra Pimpin Sertijab Sejumlah PJU dan Kapolres

Seperti yang dihimbau Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sultra, Gugus Suryaman.

Dalam imbauannya, Ketua SMSI menyampaikan beberapa poin penting agar pelaksanaan Pilkada 2024 di Bumi Anoa dapat berjalan aman dan damai:

1. Stop menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian di media sosial demi menciptakan pilkada serentak yang aman dan damai.

Imbauan itu ditekankan mengingat era digital seperti saat ini laju informasi hampir tak terbendung. Terlebih di media sosial yang sering terjadi hujat-menghujat, dan saling menyebarkan ujaran-ujaran kebencian.

BACA JUGA:  Raih Opini WTP, Surunuddin: Pemkab Konsel Komitmen Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Keuangan Daerah

2. Menciptakan media seimbang dalam pemberitaan dan seluruh komponen masyarakat mendukung Pilkada yanh demokratis dan bermartabat.

3. Mari ciptakan suasana pemilu aman dan damai dan stop money politic.

4. Meningkatkan sinergitas dan solidatas TNI-Polri dan Pemerintah agar Pilkada serentak tahun 2024 ini berjalan penuh kesejukan tanpa ada gesekan yang begitu berarti.

Demikian himbauan dari Ketua SMSI Sultra. Diharapkan apa yang dicita-citakan dalam mewujudkan pilkada serentak yang aman dan damai bisa sama-sama kita wujudkan demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.