2

PKC PMII Sultra Apresiasi Anton Timbang Dalam Membangkitkan Perekonomian Daerah

Kendari, Elindonews.id – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengapresiasi Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sultra Anton Timbang.

Apresiasi itu diberikan dalam bentuk penghargaan kepada Anton Timbang pada acara Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) yang digelar di Kendari pada Minggu, 19 November 2023.

Ketua PKC PMII Sultra, Adryan Nur Alam dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Anton Timbang sebagai Ketua Umum Kadin Sultra merupakan salah satu tokoh yang konsisten mendukung kebangkitan ekonomi di Bumi Anoa.

BACA JUGA:  BPOM Kendari Pastikan Pangan Olahan Beredar di Masyarakat Jelang Nataru Aman dan Bermutu

Menurut Adryan, Anton Timbang juga bahkan mendukung siapapun mahasiswa yang ingin membangkitkan ekonomi melalui usaha UMKM.

“PKC PMII Sultra hari ini mengapresiasi bapak Anton Timbang selaku pimpinan Kadin Sultra yang menjadi tokoh kebangkitan ekonomi daerah, membantu menekan inflasi dan membantu ekonomi masyarakat,” ungkap Adryan.

“Beliau juga sejauh ini membantu para pelaku UMKM membuat perseroan pribadi bekerjasama dengan Kementerian Hukum dan HAM setempat,” sambungnya.

Selain itu, Adryan juga berterima kasih kepada Anton Timbang yang telah mengajak dan siap membantu mahasiswa yang ingin menjadi pengusaha dengan membuat perseroan.

BACA JUGA:  Ketua Kadin Sultra Prioritaskan Dua Isu Ekonomi Strategis di Rapimprov 2023

“Kami juga sebagai organisasi kemahasiswaan eksternal berterimakasih atas atensi Anton Timbang yang juga membuka kesempatan besar kepada mahasiswa yang ingin menjadi pengusaha,” jelasnya.

Diketahui, dalam acara tersebut, selain dihadiri Kadin Sultra, hadir juga ratusan kader PMII dari perwakilan beberapa cabang se-Sulawesi Tenggara.

Hadir pula Kadis Kominfo M Ridwan Badallah, Perwakilan Polda, Wasekjend PBNU Andis Sahabuddin, Ketua PWNU Sulawesi Tenggara KH Muslim, Ketua IKA PMII Oma Irama, dan Owner Kedai Ratu Alam Ali Rahman Wahid.